Peluang Usaha 2013 2014

Friday, 23 November 2012

Bergantung Total Pada Allah


Bergantung Total pada Allah
Katakan, Allah itu Esa. Allah itu tempat bergantung. Tiada beranak dan tiada pula diperanakkan.Dan tidak seorang pun yang serupa dengan-Nya. (QS Al-Ikhlas [112]: 1-4)
As-Shammad adalah satu nama Allah dalam Asma'ul Husna. Kata As-Shammad terdapat dalam QS. Al-Ikhlas. As-Shammad dapat diartikan sebagai Allah Yang Maha Dibutuhkan. Terambil dari huruf shad, mim, dan dal. Maknanya berkisah pada dua hal, yaitu "tujuan" dan "pejal" atau "padat". Seperti sebuah "talenan" atau "dampalan" yang tak memiliki rongga dan celah sedikit pun. Demikian padatnya, sampai-sampai permukaannya demikian halus, tidak ada yang bisa menempel di sana.
Jadi, kalau kita menyebut kata Allah As-Shammad, maka kita bergantung sepenuhnya pada Allah, dan tidak ada rongga atau celah sedikit pun bagi kita untuk meminta kepada selain Allah. Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui semua kebutuhan kita. Tidak ada celah sedikit pun selain Allah yang bisa menolong kita. Tidak ada sedikit pun pengaruh dari makhluk yang dapat "memasuki" Allah. Tidak ada yang masuk dan keluar dari Dzat Allah. Dia tidak bernak tidak pula diperanakkan. Allah Maha Sempurna Menguasai segala-galanya.
Karena itu, bergantung pada selain Allah adalah bencana. Sudah pasti, semua yang ada selain Allah adalah makhluk; sesuatu yang diciptakan. Makhluk itu sangat lemah dan tidak memiliki daya serta kekuatan selian dari yang diberikan Allah. Maka Bergantung Total Pada Allah adalah Mutlak.
Ibnu Abbas RA menyatakan bahwa As-Shammad, kalau Dia seorang tokoh, maka Dialah tokoh yang paling sempurna ketokohannya. Yang mulia, dan mencapai puncak kemuliannya. Yang agung, dan paling sempurna keagungannya. Yang penyantun, dan tidak ada satupun yang melebihi sifat penyantunnya. Yang kaya, dan tidak ada yang mampu melebihi kekayaannya. Yang Mahaperkasa, dan tidak ada yang dapat melebihi keperkasaannya. Yang mengetahui, dan maha sempurna pengetahuannya; tidak luput sedikit pun dari pengetahuannya. Yang bijaksana, dan tidak ada satu titik pun cacat dari semua tindak tanduk dan kebijaksanaannya. Dan, semua itu hanya ada pada Allah, Dzat Yang paling tinggi. Dialah puncak yang tidak ada yang menandingi.
Hikmah apa yang dapat kita ambil dari Allah sebagai As-Shammad? Kalau pun kita harus berharap kepada makhluk, maka harapan itu hanya sebatas lisan saja. Hati sepenuhnya bergantung kepada Allah semata. Mati-matian kita berharap pada makhluk, kalau Allah tidak mengizinkan, maka tidak akan pernah terjadi. Kita akan lelah dalam hidup kalau kita bergantung pada makhluk. Sebab, orang yang kita gantungi sekali-kali tidak dapat menolong dirinya sendiri.
Maka, latihlah diri untuk tidak bergantung pada makhluk, termasuk pada jabatan, harta, pasangan hidup, dan pertolongan manusia. Hasbunallah wa ni'mal wakil, ni'mal maulaa wa ni'mal wakiil. Cukuplah Allah sebagai tempat bergantung. Semua harapan dalam hidup harus berada dalam wadah pengharapan pada Allah.
Walau demikian, pengharapan total pada Allah adalah amalan batin. Fisik dan pikiran memiliki kewajiban lain. Kita harus proporsional dalam bertindak, jangan sampai "serba untuk dan pada Allah" tapi kewajiban lain tidak disempurnakan ikhtiarnya. Intinya, keyakinan hati seratus persen dan ikhtiar pun seratus persen.
Hikmah lainnya dari As-Shammad ini, kita "kalau bisa" harus menjadi tumpuan dan harapan orang lain. Di keluarga, kita dapat menjadi tumpuan anak istri juga saudara-saudara. Karena Allah akan menolong orang yang gemar menolong dan meringankan beban orang lain. Barangsiapa memudahkan urusan orang lain, maka Allah pun akan memudahkan urusannya dunia akhirat. Karena itu, tidak salah apabila kita mencita-citakan diri menjadi jalan pertolongan dan bantuan bagi orang lain. Semoga bila kita berlaku demikian, pada satu sisi kita yakin kepada Allah dan pada sisi lainnya kita ditolong oleh Allah. Wallahu a'lam bish-shawab.
( Abdullah Gymnastiar )

Demikian artikel Bergantung Total Pada Allah semoga daat memberi inspirasai bagi anda di pagi ini.
Salam Sukses 
Eko Kusnurhadi
pusat grosir baju harga murah langsung dari pabrik sejak 2008 TERKENAL PALING MURAH Se-DUNIA terbukti dengan puluhan cabang tersebar diseluruh indonesia.
Kami menyediakan baju anak dengan kualitas bagus, bahan tebal. dengan harga langsung pabrik hanya Rp 3,500-14,000/pcs. Obral Murah Pakaian anak sehari-hari harga 5ribu cocok untuk bisnis rumahan yang menguntungkan.
 cocok sebagai Bisnis BAJU Murah 5ribu untuk PELUANG USAHA RUMAHAN

Ditulis Oleh : testt Hari: 23:49 Kategori:

0 comments:

Post a Comment

Dipersilahkan komentar/promosi tanpa SPAM